Puisi untuk Ayah

Ayah..
aku kangen sekali padamu
aku terdiam mengingat masa-masa indah kita
masa dimana engkau selalu ada disampingku

Ayah..
tak terasa sudah 17 tahun lamanya meninggalkan kami
waktu yang cukup panjang untuk melihatku tumbuh dewasa
melihatku beranjak menjadi seseorang sepertimu

Ayah..
meski lama aku tak berjumpa denganmu
tapi aku tak pernah menyesal dan hanya punya sedikit waktu bersamamu
engkau mengajarkan tentang kedewasaan
engkau mengajarkan tentang keberanian
engkau mengajarkan tentang tanggung jawab

Ayah..
meski terasa sebentar waktu kita bersama
itu sangat berarti dan aku selalu bangga denganmu
tanpa sekalipun mengurangi kelebihan yang ada dirimu

Ayah..
aku masih belum bangga dengan apa yang aku dapat sekarang
aku masih belum membahagiakan ibu
aku ingin sekali engkau menjadi saksi atas apa yang aku raih sekarang
meski sebenarnya mungkin engkau hanya tersenyum di atas sana

Ayah..
dibawah pohon kamboja ini, dan beralaskan tanah
aku memanjatkan doa kepadamu
bersyukur atas segala waktu yang pernah ada
meski sedikit tapi sangat berarti

semoga engkau dapat tersenyum di atas,
dan berharap aku dapat menyusulmu, berjumpa denganmu pada lain waktu

I Love You My Dad,

About these ads

7 responses to “Puisi untuk Ayah

  1. siiiipp…puisi ini sesuai banget dengan rintihan jiwaku yang amat merindukan sang ayah yang sosoknya mejndi semangatku ntuk meniti jalan hidup yang teramat panjang..thanks

  2. Q jdi ingat sama Alm ayah yg dah lama pergi sosok yang selalu aku rindukan yang tak bisa tergantikan dalam hidup Q,
    thanks puisinya baguss bangett…..

  3. keadaan ini sama dengan keaadaan ku,,
    namun hanya aku sudah 16tahun di tinggalkan sosok seorang ayah…!!
    terima kasih banyak atas puisinya,,,
    membuatku semakin merindukan dirinya…

  4. ya allah masih inget sminggu yg lalu bapak masih bercanda bahkan marah marah sama aku ya allah aku kangen bapak aku blum bisa kehilangan bapak mega sayang bapak

  5. ya walaupun kau hanya bisa tersenyum melihat putra-putri mu dari atas sana “ayah”
    kini tak mungkin lagi rasa nya putra-putrimu ini meminta do’a dari mu untuk keberhasilan dan kebahagian kami.
    kini saat nya pitra-pitrimu yang selalu memanjatkan do’a untuk kebahagiaan mu disisi yang kuasa.
    sekarang saat nya putra-putri mu membuktikan padamu, membuktikan mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab, tegas, pantang menyerah dan kuat, .seperti apa yang sudah kau sampaikan dan ajarkan tempo dulu, jauh sebelum kami tau apa arti tanggung jawab sebenarnya, arti kata kuat, arti kata tegas, dan lainnya.

    kami tanpa mu butiran debu ayah :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s