Arc de Triomphe : Sebuah khayalan dan Mimpi!

Saya bukan termasuk tipe orang yang suka menghayal. Tapi sejujurnya membayangkan berdiri di tempat ini adalah sesuatu yang nikmat. Pribadi, saya suka menikmati kemerlip lampu pada malam hari. Saya seperti membayangkan kalau langit yang berisi ribuan bintang jatuh di bumi, ya paling tidak seperti langit sedang bercermin dengan bumi.

Melihat kota pada malam hari dengan gemerlap cahaya, menurut saya memberikan ketenangan batin yang luar biasa. Bayangkan bila anda, banyak pekerjaan pada pagi hari dan seketika itu juga Tuhan menghukum anda hanya untuk duduk memandangi kota malam hari dari bukit. Oh jelas, saya akan tidak menolaknya dan tidak akan berpikir 2x.

Arc de Triomphe.

Arc de Triomphe from Night

Arc de Triomphe hanya, kalau boleh dibilang hanya seperi gerbang pintu masuk kastil. Terkesan oldish dan tidak sesuai style yang semakin modern. Kayak pintu mau masuk dunia lain, ya paling bagus dibilang seperti gerbang kita menuju dunia alien, maybe. Hahaha. Tapi kalau anda melihat dari sudut prespektif yang lain, oh maksud saya kalau anda melihat Kota Paris dari Arc de Triomphe mungkin lain ceritanya bukan.

Saya baru kembali dari pertapaan saya dalam dunia google, dan sangat sulit sekali menemukan foto kota Paris malam hari dilihat dari Arc de Triomphe. Hanya beberapa foto yang saya dapat dari internet, tapi sejujurnya saya ingin memfotonya kota Paris malam hari dan merasakan Sparkling Paris dari atas sana. Setidaknya untuk duduk saja, saya yakin dan anda pasti setuju pikiran dan beban pekerjaan langsung hilang.

Aaah, kota Paris dan semua setuju kalo kota itu adalah pusat dunia. Siapa sih yang tidak ingin mengunjungi Paris bilamana sudah di Eropa? kalau orang berpikir liburan di Eropa, pasti pikirannya Paris dan Paris ya paling jelek geser ke Amsterdam atau London. Membayangkan duduk di puncak Arc de Triomphe di malam hari berasa memiliki Paris dalam semalam. Semuanya terasa indah, iya keindahan semua kota Eropa ya ada disini. Saya tidak berbicara keindahan alam ala Switzerland atau keindahan klasik ala Republik Ceko atau Rusia. Saya berbicara keindahan modern!, yang tidak semua kota Eropa mempunyainya.

Keindahan malam hari yang tidak semua kota Eropa punya. Anda bahkan bisa berhadapan lurus dengan Menara Eiffel dari Arc de Triomphe. Itu artinya kalau anda sudah seperti itu, anda mungkin bisa memiliki Eropa. Anda percaya kan, kalau menara Eiffel adalah tempat terbaik menyatakan cinta bagi pasangan? kalau menyatakan cinta dimulai dari sini, berarti kebanyakan penduduk Eropa dilahirkan dari pernyataan cinta disini. Kesimpulan logisnya, (mungkin) separuh penduduk Eropa berasal dari sini *teori ngawur dan tidak berasal*

 

Arc de Triomphe

Sekarang anda bisa bayangkan dengan gambar di atas. Anda duduk di atas Arc de Triomphe memandang semua yang ada di bawah. Apakah saya salah, saya menyebut diri saya sebagai pemilik kota Paris dalam 1 malam?. Kalau saya duduk disitu selama 2 malam, berarti saya pemilik kota paris 1 hari 2 malam. Hahahaha. Sekarang saya tanya kepada wahai kaum hawa, apakah diri anda tidak ingin ke Paris? saya suap dengan Magnum bila anda mengatakan tidak! hehehehe

Champ-de Elysees

Itu namanya jalan Champ de Elysees. Kalau model majalah gak tau nama jalan ini kebangetan namanya. Ini salah satu jalan terkenal di dunia yang isinya toko-toko,bioskop atau kafe-kafe. Wah kalau saya sudah disana, pasti sudah lupa waktu dan lupa pulang. Saya termasuk yang suka nongkrong dengan sedikit Frapuccino, kalo disuguhi pemandangan jalan Champ de Elysees, it would be a perfect world !. Ya saya katakan seperti diatas, tidak perlu berpikir untuk nongkrong Frapuccino di jalan itu. Hahaha

Eiffel From Arc de Triomphe

Saya tidak bohong kan? Anda bisa melihat Eiffel Tower dari Arc de Triomphe. Nah loh, daripada naik ke Eiffel Tower yang jelas-jelas lebih mahal mending ke Arc de Triomphe. *asumsi ngawur, karena penulis sebenarnya belum kesana*.  Saya bisa membayangkan, mengajak perempuan saya menikah di atas menara Arc de Triomphe sembari kaset tape dari lagu Train – Marry Me memback-ground suasana. What the very-very-romantic situation. Sebentar sebentar, saya penggal liriknya dulu ya.

Forever can never be long enough for me
Feel like I’ve had long enough with you
Forget the world now we won’t let them see
But there’s one thing left to do

Now that the weight has lifted
Love has surely shifted my way
Marry Me
Today and every day
Marry Me
If I ever get the nerve to say
Hello in this cafe
Say you will
Mm-hmm
Say you will
Mm-hmm

Saya sendiri tidak terlalu tertarik dengan sejarah bagaimana Arc de Triomphe bagaimana ada, anggapan saya mungkin itu dikirim oleh alien negeri seberang atau bisa jadi itu bekas pintu masuk digital seperti di filem Torn itu loh. Nanti sajalah membaca historinya kalau sudah ada disana. Wikipedia paling juga masih ada nanti. Toko buku juga masih ada.

Ya ya ya, sudahlah sementara ini cukup khayalan saja. Tapi bolehkan kalau itu dijadikan mimpi? Maksud saya, bolehkan kalau saya bermimpi kesana? Paling jelek tidak membawa pasangan, tapi itu saya anggap nasib saya belum baik. hehehe. Dan entah kenapa saya mulai jatuh cinta dengan Paris ini. Oh jangan kawatir, bagaimana dengan Jerman saya, tentu saya akan tetap menyisipkan itu ke dalam saku mimpi saya. Ya kalau selama saku nya ndak bolong Hahahahahaha

Selamat malam guys :)

5 Respon untuk Arc de Triomphe : Sebuah khayalan dan Mimpi!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s