[Story] Hai Putih, Sahabat Kecil

Hai Putih,

Putih in action

Ketika aku menulis cerita ini,  entah yang ada pikiranku mungkin kamu sudah dikubur sama keluarga. Aku bahkan tak sempat bersalaman denganmu yang biasanya aku lakukan ketika aku kembali ke Semarang. Benar ya kata orang-orang, pada saat kehilangan seseorang/sesuatu, pada saat itulah perasaan kangen, menyesal selalu muncul belakangan dan sekarang, pada saat ini aku menyadari bahwa kehilangan tingkahmu yang adalah barang yang kurindukan.

Putih in action #2

4 tahun ternyata waktu yang lama juga ya. Silih berganti anggota keluarga ini keluar masuk dimulai dari Mas Caca yang keluar untuk pindahan ke Makassar, aku yang keluar untuk menunaikan tugas di Semarang dan bahkan sampai Mas Andit yang kembali lagi ke rumah, kamu masih disini tetap setia menemani Mama. Bahkan ketika Mbak Yeni menjadi anggota keluarga baru dan ketika Mas Athar lahir melengkapi keluarga, kehadiranmu tak pernah tergantikan. Kamu adalah pahlawan keluarga ketika perhatian keluarga lari ke Mas Athar, sedikitpun tak pernah menunjukkan rasa kecewa dan protes.

Hai Putih,

Continue reading

Selamat Jalan, Sahabat Kecilku :)

Browni

Malam ini mendapat kabar buruk. Sahabat kecilku telah tiada. Sahabat yang selalu menemani Mama dikala kesendiriannya dimana anak-anaknya tengah merantau ke luar Surabaya. Sahabat yang tak pernah bisa mengeluh dan bahkan tak bisa bicara untuk sekalimat pun. Yang bisa dirasa hanya mendengar dengan telinganya.

Sahabat kecilku ini lahir 2 tahun yang lalu, lahir dari ibunya si Putih yang masih hidup sampai saat ini. Sahabat kecilku tumbuh menjadi kelinci yang gemuk, lucu dan sehat. Saya jarang memandikannya tapi sahabat kecilku tak pernah terlihat seperti kelinci yang kotor atau bau sekalipun. Sungguh sahabat kecilku ini luar biasa dalam menjaga tubuhnya. Sahabat kecilku ini bahkan tak pernah sakit sekalipun, tampak sehat dan makin gemuk meski mama meninggalkannya dalam waktu sebulan karena menjaga aku waktu sakit Demam Berdarah.

Kau tahu kawan, siapa yang akan kusapa setiap kali aku pulang ke Surabaya? ya dialah 2 sahabat kecilku, Si Putih dan Browni. Bukan berarti saya tidak kangen dengan mama, tapi  selalu ada sesuatu yang membuat saya kangen ketika pulang ke rumah dan itulah 2 sahabat kecilku. Meski aku gendong dan terkadang sedikit menyiksa karena gemas, 2 sahabatku ini tak pernah protes bahkan tak berbicara sekalipun karena memang yang bisa dilakukan hanya bergerak melawan saja.

Continue reading

Kelakuan kelinci : Jebol Kandang

Pintu depan kandang jebol

Ya Allah, cuma punya dua kelinci tapi kelakuannya bikin emosi. Kandang dibuat untuk rumah sendiri, dijebol sendiri dan hebatnya gak 1 kandang yang dijebol tapi langsung 2 sekaligus. Kegiatan gila ini dilakukan dalam 2 hari 2 malam karena si pelaku pengen keluar dan tak tahan di dalam kandang. Hebatnya lagi, perjuangan tiap hari nyokot-nyokot kawat dan ga pernah bosan dan kemarin malam adalah waktu dari sang pelaku berhasil meloloskan diri dari kandang. Hebat…. *memuji ironi* (tears).  Spoiler untuk pelaku :

Spoiler Pelaku

[Story] See you @ another world, my little Hero

Kiko,

Anak angkatan 1 dari Kelinci Putih telah meninggal barusan tadi, jam 7 malam. Pahlawan kecil keluarga itu telah berpulang kepada yang Maha Kuasa dengan meninggalkan kesedihan yang mendalam bagiku. Aku ga sempat mengucapkan kata terakhir ketika Kiko menghembuskan nafas yang terakhir. Aku ga sempat berada disampingnya ketika Kiko akan meninggalkan keluarga.

Kiko,

Kelinci yang kurawat sejak bayi, ketika Putih tahu-tahu tiba-tiba melahirkan tanpa sepengetahuan keluarga. Bersama dengan 4 anak yang lain, Shiro, Patrick, Giant dan Brownie, merekalah penghuni keluarga yang baru. Shiro, Patrick dan Giant telah dititipkan pada orang lain untuk dirawat meskipun sebenarnya Kiko juga termasuk untuk target dititipkan karena Ibu hanya mau memelihara Brownie namun ketika tidak ada yang mau mengambil, jadilah Kiko juga dirawat bersama Brownie.

Continue reading

Introduce My Other Family

yeps
inilah keluarga laen dari keluarga asli di rumah :p. sapa lagi kalo bukan kelinci dan kura-kura. Kelinci uda menemani sejak lebaran  yang lalu, kalo kura-kura kira2 3 mingguan yang lalu. Awal melihara binatang-binatang ini cukup pesimis, gmana gak wong ga ada pengalaman sama sekali especially ak. Kalo mas caca seh, dulu punya kelinci namanya basten tapi karna ketuaan dan akhirnya doi d panggil YMK ( Yang Maha  Kuasa ), ini terjadi kira2 ak SD kelas berapa gitu. Lupa book !

hayuk mari kita kenalan dengan keluarga-keluarga di rumah :p

The Father

Father

Father

ini adalah Bapak dari semua kelinci, dulunya imut-imut pas kecilnya, tau-tau gedenya amit-amit masak sama kayak yang punya aihhh

His name is Gerry, dinamain seperti itu karna digadang-gadang akan menggantikan Tora Sudiro pada Extravaganza. Hayaah opo maneh…

Bapak ini uda d extradisi ke tukang sayur, karna ibu kasian pak sayur ini ndak punya pejantan jadi diberikan kepada pak sayur.

Sifatnya nakal abis, paling susah kalo d pegang. Tukang cakar baju, cokot kabel, hobi blusukan d antara lorong-lorong tapi kalo uda santai dan tidur lucu banget dpoto :p

Continue reading