Never Give Up and Have a Dream !
Desember 23, 2009 at 6:34 pm | In Opini | Leave a CommentTags: mimpi, impian
barusan sama temen2 ngeliat Sang Pemimpi. Eniwei that was inspiring movie, secara pribadi aku suka dengan cara mereka berdua mengejar mimpi mereka ( Ikal dan Arai ). Keyakinan mereka yang tak pernah berubah akan belajar di Paris sungguh menginspirasi meskipun mereka sebenernya juga tau, kalau belajar di Paris sangat sulit untuk mereka dengan kocek setipis daun. Keyakinan dan Kesungguhan yang membuat mereka akhirnya bisa sampai di Eropa meskipun jalan panjang mereka terjal.
sama seperti anda semua, bila anda punya mimpi yakinilah dan kejarlah dengan sungguh-sungguh meski anda tau sepertinya itu akan mustahil and that was inspiring me anyway. Berbahagialah bagi anda yang sampai pada detik ini telah sampai pada mimpi anda atau anda sudah mendekati mimpi anda. Jangan lupa ucapkan syukur pada Tuhan karena semuanya sudah diatur oleh Yang Di Atas dan bagi anda yang belum sampai pada mimpi anda, tetap terus Semangat! karena anda mungkin tidak tahu barangkali anda sebenarnya sudah didekatkan pada mimpi anda. Tuhan selalu misterius dan anda akan diberi pada saat yang indah.
Eniwei, bicara tentang mimpi, Resolusi ini uda aku buat sepanjang taun kemarin dan berharap sebagian sudah tercapai pada taun depan. Banyak mimpi itu baik, bukan berarti ndak realistis, tapi mempunyai banyak mimpi akan menjadikanmu kuat dan pantang menyerah
.
Secara pribadi, mimpi pertama aku adalah bisa kerja pada salah satu perusahaan yang sudah aku pengen kesana yaitu Pertamina, Telkom, Bank Mandiri, Astra International dan Unilever. Bukan maksudq untuk pilih-pilih perusahaaan, tapi bekerja pada salah satu perusahaan di atas sepertinya juga menyenangkan bukan, Anda juga begitu? . Saat ini hanya Bank Mandiri yang sudah kulewatkan, tapi saat itu ak belum siap, dan apabila saatnya dibuka lagi langsung ak terabas. hehehe
Puisi untuk Ayah
November 30, 2009 at 3:05 pm | In Diary | Leave a CommentTags: ayah, puisi
Ayah..
aku kangen sekali padamu
aku terdiam mengingat masa-masa indah kita
masa dimana engkau selalu ada disampingku
Ayah..
tak terasa sudah 17 tahun lamanya meninggalkan kami
waktu yang cukup panjang untuk melihatku tumbuh dewasa
melihatku beranjak menjadi seseorang sepertimu
Ayah..
meski lama aku tak berjumpa denganmu
tapi aku tak pernah menyesal dan hanya punya sedikit waktu bersamamu
engkau mengajarkan tentang kedewasaan
engkau mengajarkan tentang keberanian
engkau mengajarkan tentang tanggung jawab
Ayah..
meski terasa sebentar waktu kita bersama
itu sangat berarti dan aku selalu bangga denganmu
tanpa sekalipun mengurangi kelebihan yang ada dirimu
Ayah..
aku masih belum bangga dengan apa yang aku dapat sekarang
aku masih belum membahagiakan ibu
aku ingin sekali engkau menjadi saksi atas apa yang aku raih sekarang
meski sebenarnya mungkin engkau hanya tersenyum di atas sana
Ayah..
dibawah pohon kamboja ini, dan beralaskan tanah
aku memanjatkan doa kepadamu
bersyukur atas segala waktu yang pernah ada
meski sedikit tapi sangat berarti
semoga engkau dapat tersenyum di atas,
dan berharap aku dapat menyusulmu, berjumpa denganmu pada lain waktu
I Love You My Dad,
Maliq & d’Essentials – Coba Katakan
November 28, 2009 at 12:47 pm | In lirik lagu | Leave a CommentTags: coba katakan, maliq
Coba coba katakan kepadaku
bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan
Reff:
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
coba coba katakan kepadaku sekali lagi
bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,
[Reff]
ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..
Pensil dan Nenek
November 21, 2009 at 9:25 am | In Sharing-Sharing | Leave a CommentTags: inspiring story, nenek, pensil, sharing
Inspiring Story
dapet dari kaskus
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2761024
smoga bermanfaat buat kita smua
———————————————————————————————-
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? Atau tentang aku?”
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, “Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.”
“Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar si nenek lagi.
Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. “Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya.” Ujar si cucu.
Si nenek kemudian menjawab,”Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.”
“Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.”
Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
“Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.
“Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.
“Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap pada jalan yang benar”.
“Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalu berhati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.
“Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu, selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”.
The Miracle of Adzan
November 16, 2009 at 6:57 am | In Sharing-Sharing | Leave a CommentTags: adzan, Islam, kebesaran Tuhan
baru tau agan2 ternyata adzan berkumandang selama 24 jam d seluruh dunia
dan tidak berhenti..
Subhanallah
ini videonya agan-agan
————————————————————————–
mari jangan putuskan suara kebesaran Allah SWT dimuka bumi ini
-angga rajasa-
Colbie Caillat – You Got Me
November 15, 2009 at 1:41 pm | In lirik lagu | Leave a CommentTags: colbie caillat, lagu, lirik, lirik lagu
Your’e stuck on me and my laughing eyes
I can’t pretend though I try to hide
I like you, I like you
I think I felt my heart skip a beat
I’m standing here and I can hardly breathe
You got me yeah, you got me
The way you take my hand is just you sweet
And that crooked smile of yours
It knocks me off my feet
Reff : Oh, I just can’t get enough
How much do I need to fill me up?
It feels so good it must be love
It’s everything that I’ve been dreaming of
I give up, I give in, I let go, let’s begin
‘Cause no matter what I do
Oh, my heart is filled with you
Continue reading Colbie Caillat – You Got Me…
Teruntuk-bapak-ibuku
November 15, 2009 at 1:27 pm | In Sharing-Sharing | Leave a CommentTags: bapak, ibu, renungan, sharing
inspiring story gan
———— ——— ——— ——— ——— —–
Sejak sebelum kita dilahirkan didunia ini, mereka telah menyiapkan berbagai macam keperluan kita kelak. mereka antusias menyambut kedatangan kita ke dunia ini. menebak-nebak jenis kelamin kita, menyiapkan nama yang sesuai, mengkhayalkan bila kita sudah dilahirkan di dunia ini kita dan mereka akan melakukan kegiatan apa saja, menyiapkan pendidikan, menyiapkan mental dan lain-lain hingga kita bisa membanggakan mereka kelak saat kita sudah dewasa nanti.
sebelum melahirkan, ibu menjaga kondisi badannya agar dia tidak sakit dan kita tetap sehat. Ibu selalu mengelus kita bahkan saat kita masih dalam janin mereka. Ibu mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan kita ke dunia ini. itu adalah salah satu tanda jasa yang paling sering kita lupakan.
sebelum kita melahirkan, ayah dengan bangganya menceritakan kepada teman”nya kalau dia sebentar lagi akan menjadi seorang ayah. dan dengan excited-nya dia menyiapkan nama yang indah untuk kita kelak. dengan harapan nama yang ia berikan akan memberikanmu berkah dan jalan yang indah. ayah berusaha keras mencari nafkah untukmu kelak.
dan saat kau dilahirkan, tanpa sadar ibu akan menitikkan air matanya karena telah mendapat kehormatan sesungguhnya sebagai seorang wanita. beliau mempertaruhkan nyawanya agar kita bisa selamat dan bertemu mereka di dunia ini. ibu menciummu, memelukmu dengan penuh kbahagiaan dan keharuan. begitu juga ayah yang betapa bahagianya telah mendapatkan seorang anak. dia telah menjadi ayah. suatu kebanggaan yang amat besar bagi seorang laki”.
disaat kita bayi, kita sering kali membangunkan mereka yang tertidur lelap di malam hari. tapi tidak pernah sekalipun mereka mengeluh. dengan sabar mereka menenangkan kita. mengganti popok kita, menyanyikan kita lagu agar kita tenang, dan dengan sabar ibu memberimu asi sambil menciummu dan berharap kelak anaknya ini bisa menjadi orang yang berguna di masa depan.
Kubu SBY makin terjepit
Juli 3, 2009 at 9:17 am | In Opini | 4 CommentsTags: andi mallarangeng, capres, pemilu, politik
Beberapa hari ini, isu Pemilihan Presiden semakin panas. Saya melihat kubu dari SBY-Boediono semakin terjepit dari isu-isu yang justru mereka hempaskan sendiri. Ada 2 hal yang membuat kubu SBY diserang dari mana-mana dan hebatnya isu ini justru di manfaatkan dengan baik oleh kubu Jusuf Kalla.
Isu yang pertama :
Saya baru baca koran hari ini, koran Jawa Pos tanggal 3 juli yang isinya merangkum tentang debat capres kemarin. Headline Jawa Pos menceritakan tentang isu Pemilu 1 Putaran yang marak di bicarakan dan terkesan seolah-olah mendukung kubu SBY-Boediono. Debat Capres malam sebelumnya membicarakan tema Demokrasi, NKRI, dan Otonomi Daerah.
Continue reading Kubu SBY makin terjepit…
Other Side of Gumarang’s Train
Juni 27, 2009 at 4:32 am | In Opini | 8 CommentsTags: busway, gumarang, Jakarta, JCC, nusantaraview
Baru saja saya berada pada Pekan Produk Kreatif Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementrian Koordinator Kesra. 2 hari saya dan rekan-rekan NusantaraView menjaga stan pameran kepunyaan ITS yang ada pada JCC. Jumat (26-6-2009), Saya dan rekan-rekan ingin pulang ke Surabaya dengan menunggangi Kereta Api Gumarang jurusan Surabaya. Bermodal hanya tiket kelas Bisnis jadilah kami naik kereta tersebut.
Sebelumnya kami harus berjalan kaki dari JCC, sampe Halte Busway Polda Metro, wew ada 1,5 kilo kami berjalan dan pada hari itu kami harus ketambahan lagi sesaknya busway dan mengakibatkan kami harus dibagai pada 3 kloter busway karena saking penuhnya bus tersebut. Tujuan kami ialah Stasiun Kota Jakarta dan tiba pada pukul 17.00 Sebelum berangkat kami (pada kereta) mengisi amunisi pada salah satu minimarket di stasiun tersebut dan simsalabim jadilah 1 keranjang penuh jajan untuk pulang ke rumah.
Kereta berangkat 17.45, dan untuk kelas bisnis dimana kursi kelas Ekonomi terawat + kipas angin di atas lorong kami berangkat. Awalnya kami merasa nyaman untuk kelas Bisnis ini, meskipun kami tidak boleh terpejam tidur karena harus menjaga laptop kami masing-masing.
Continue reading Other Side of Gumarang’s Train…
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.